Home » , , , » Trik Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Harus Pinjam ke Bank

Trik Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Harus Pinjam ke Bank

Saat ini untuk memiliki bisnis pribadi tentunya bukan hal asing. Banyak sekali anak muda yang berbondong-bondong membangun kreatifitasnya untuk membuatnya sebagai lahan usaha. Belajar mandiri, mengasah skill dan mendapatkan keuntungan. Biasanya ini tindakan bagi mereka yang tidak lagi ingin menjadi “salary man”.

Sayangnya mimpi memiliki bisnis tersebut kerap kali harus terkubur oleh tidak adanya modal. Keterbatasan modal kerap membuat calon pengusaha patah arang sebelum waktunya. Padahal, ada banyak sekali cara untuk mendapatkan modal usaha tanpa perlu repot mengajukan pinjaman ke Bank.



Trik Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Harus Pinjam ke Bank

1. Mendapatkan Modal Usaha Utama Dengan Menyisihkan Uang Tabungan

Salah satu sumber termudah untuk mendapatkan modal usaha utama yaitu dari kocek pribadi. Selain itu akan menjadi minim resiko dan terhindar dari beban biaya tambahan atau bunga pinjaman.

Misalkan seperti gajimu selama 1 bulan adalah Rp. 2.000.000,-

Modal yang kamu butuhkan adalah sejumlah Rp. 15.000.000,-

Kamu bisa menyisihkan Selama per-bulannya RP. 750.000,-

Dalam waktu kurang dari 2 tahun, target untuk mengumpulkan seluruh modal yang kamu butuhkan dapat tercapai. Lumayan kan.!

Siapkan diri dan tahan terhadap godaan untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan. Dengan menyisihkan uang tabungan dan gaji setiap bulannya, uang yang terkumpul dapat digunakan untuk modal usaha.

2. Menjual  barang-barang atau asset kamu yang sudah tidak terpakai dan masih layak

Coba untuk melihat kesekitar area kamu, masih adakah barang yang sudah tidak terpakai atau jarang dipakai tetapi masih layak digunakan. Daripada hanya jadi barang using dimakan waktu, kamu bisa menjual kembali barang-barang atau asset kamu tersebut untuk bisa menghasilkan uang dan menjadi uang tambahan untuk modal usaha.

Selain itu bisa sedikit melegakan tempatmu dari barang yang jarang kamu gunakan tersebut. Memang untuk mewujudkan usaha impian haruslah berkorban. Jika, kamu merasa tidak cukup untuk mengandalkan biaya hidup dari gaji bulananmu.

Sudah banyak marketplace yang bisa kamu gunakan untuk menjual barang-barang second kamu. Atau kamu juga bisa dengan membuka garage sale dirumah atau pada event-event tertentu yang sesuai.

Jadi, ayo coba untuk lihat sekeliling kamu.

3. Modal dari investor bisa menjadi langkah awal untuk Usaha kamu

Jika saat ini bisnis ada memiliki tujuan yang jauh lebih besar dengan target market yang lebih besar (massive), maka sudah saatnya kamu mencari investor besar. Untuk menjaring target yang lebih besar tentunya memerlukan promosi yang besar pula, maka modal yang dibutuhkan juga akan besar juga.

Mungkin sedikit beresiko mendapatkan modal usaha dengan mencari investor, mengingat kerjasama ini bersifat serius dan ada hukum tertulis didalamnya. Meskipun investor tersebut adalah saudara atau kerabat dekat.

4. Mencari Modal Dengan menitipkan barang di Lembaga Pegadaian

Terkadang barang yang sudah dimiliki sekian lama mempunyai history sendiri dan terasa berat sekali untuk melepaskannya. Apalagi kalau dibeli dengan hasil keringat sendiri dan pemberian dari orang tersayang.

Jika kamu masih ingin menyimpannya Karena terlalu banyak kenangan didalamnya. Kamu bisa menitipkannya sementara di Lembaga Pegadaian. Selain aman, prosesnya cepat dan bunganya relative lebih kecil dibandingkan dengan bank.

Setelah itu kalian bisa mengatur cashflow-mu untuk kembali menebus barang yang kamu gadaikan. Kalau memang dalam jangka waktu yang ditentukan kamu belum bisa membayar, kamu bisa memperpanjangnya dengan mudah. Enak kan?

5. Mendapatkan Lewat Penggalangan Dana, Coba Saja Dengan Situs- Situs Crowdfunding !

Mempunyai modal usaha tidak melulu harus kerja keras dan mengorbankan banyak hal. Ada cara yang bisa kamu lakukan, bahkan hanya dengan bermodal laptop dan koneksi internet saja.

Cara kerja “Crowfunding” pertama kali diperkenalkan tahun 1997 oleh sejumlah fans dari grup music asal Inggris benrama Marillion (Wikipedia).

Dari para fans terkumpullah sejumlah uang untuk mendanai tour band tersebut di Amerika Serikat sekitar US$60,000 tanpa campur tangan dari grup music Marillion tersebut.

6. Urunan Dana dengan teman, Modalpun akan Semakin Ringan

Lagi-lagi mentok dan kekurangan modal usaha, kalian bisa mencoba untuk mengajak rekan yang mampunyai keinginan berusaha di bidang yang sama. Modal dapat ditanggung berdua, begitupun ketika sedang ada masalah, kamu gak sendirian menanggungnya.

Walau kerjasama ini memberikan banyak kemudahan, namun pembagian antara kamu dan partner haruslah jelas.

7. Mengikuti Ajang Kejuaraan Bisnis ataupun Lomba Sejenis

Salah satu cara untuk mendapatkan modal usaha dengan mengikuti ajang kejuaraan bisnis. Potensi kemungkinan untuk mendapatkan modal sangatlah besar, tentu harus dipadu dengan kualitas business plan yang anda dan team miliki.

Kemampuan dalam menyusun makalah dengan kombinasi teori dan analisa, melahirkan proposal bisnis tidaklah sulit. Beberapa beasiswa bisnis dan kompetisi yang anda ikuti untuk mendapatkan modal usaha

8. Mencari Perkerjaan Sampingan

Selagi masih muda asah terus potensi yang ada dalam diri dan jangan takut untuk keluar melihat dunia. Bekerja di Kapal Pesiar dengan mempunyai banyak keuntungan seperti berkeliling dunia secara gratis serta mendapatkan gaji ratusan dollar setiap bulannya.

Sudah ada beberapa pekerja kapal pesiar yang telah beberapa tahun berlayar hingga akhirnya memutuskan untuk bekerja di darat. Salah satunya yaitu dengan membuka sebuah usaha. Modalnya tersebut dikumpulkan dari hasil bekerja di Kapal Pesiar. Terlebih jika di kapal pesiar posisi yang digeluti dibagian kitchen, kalian bisa langsung membuka usaha tempat makan.

9. Menggalang Modal Bersama dengan Keluarga

Mencari sumber modal untuk bisnis kalian bisa mencarinya dimanapun salah satunya dari keluarga sendiri. Maka bukanlah tidak mungkin apabila kalian dapat menjelaskan dan serius mengajukan proposal bisnis kepada salah satu keluarga, siapa tau akan ada yang tertarik dengan bisnis anda.

10. Modal dengan Pinjam Di Koperasi

Koperasi memiliki cicilan paling ringan yang mungkin bisa dicoba, tentunya perjanjian yang aman yaitu bagi hasil. Jika koperasi bersifat semi-investor dengan pembagian hasil yang terjangkau dan tidak menyulitkan pelaku usaha. Selidiki terlebih dahulu tempat pinjaman koperasi yang akan dituju agar tidak terjadi penipuan.

11. Menjalankan Bisnis yang tanpa Modal

Melakukan bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Apalagi dijaman online seperti sekarang ini, banyak sekali keuntungan dan peluang yang bisa digunakan seperti menjalankan bisnis jasa online, bisnis iklan di social media dll. Atau dapat menjadi broker suatu tempat usaha, dimana kamu bisa menjual kembali barang-barang tersebut tanpa harus mempunyai modal.

12. Membuka peluang kepada yang lain untuk menjadi Agen

Memperluas usaha bisnis anda bisa dengan membuka peluang kepada yang lain dan tawarkan kesempatan menjadi agen. Jadi, kalian akan mempunyai reseller untuk terus menghidupkan usaha .

13. Belajar  Mengelola bisnis

Memiliki bisnis sendiri adalah impian setiap orang, tapi jika terpentok masalah modal bisnis yang besar serta kondisi yang tidak dapat memenuhinya. Carilahkesempatan untuk mejadi pengelola bisnis terlebih dahulu sebelum modal bisnis dapat terpenuhi.

Misalnya, ketika kamu sedang makan di pinggir jalan, coba ajaklah ngobrol penjualnya. Iseng-iseng tanya kepada si Penjual apakah memiliki sendiri gerobak dan jualannya. Atau si penjual hanya mengogelola saja. Jika penjual tersebut hanya pengelola saja, maka saatnya ambil kesempatan untuk jadi pengelola juga. Tunjukkan sifat anda dipercaya, agar pemiliki bisnis dapat mempercayai betul asetnya kepada anda.

Modal adalah bentuk kepercayaan dari orang lain kepada anda. Yang terpenting dalam proses pencarian modal yang terpenting adalah mengelolanya bukan mencarinya. Karena itu harus dengan perencanaan baik dan matang.

Tidak sedikit pula banyak oknum-oknum yang mencoreng proses pencarian modal dengan menipu penyedia modal, baik itu investor perseorangan ataupun sebuah intitusi.  Selain menjaga sebagai pengelola modal, kita juga harus bisa mengembangkan modal tersebut menjadi bisnis yang profitable.


Protected by Copyscape