D’Sayang Band: Profil Lengkap Dimas Salamun, Anggota, dan Karya “Assalamualaikum Sayang”
![]() |
| D'Sayang Band - Assalamualaikum Sayang |
Madiun – Lintasiana.com – Industri musik Indonesia kembali disuguhkan kehadiran kelompok musik baru yang membawa semangat segar, pesan mendalam, serta paduan corak budaya yang indah dan beragam. D’Sayang Band kini resmi melangkah tampil di panggung seni hiburan tanah air, membawa harapan besar untuk mewarnai selera pendengar dari berbagai kalangan dan latar belakang. Di balik nama yang sederhana namun penuh makna ini, tersimpan kisah perjalanan panjang, semangat pantang menyerah, serta gagasan kreatif yang matang disusun bertahun‑tahun lamanya. Tulisan ini menyajikan gambaran lengkap dan terperinci mengenai siapa saja tokoh di baliknya, susunan kelompok, asal‑usul berdirinya, corak musik yang diusung, hingga karya‑karya yang telah diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Asal‑Usul dan Sejarah Berdirinya D’Sayang Band
Cikal bakal lahirnya D’Sayang Band berakar dari perjalanan pribadi sekaligus karir bermusik tokoh utamanya, Dimas Salamun. Ia lahir dan tumbuh besar di wilayah Sarolangun, Provinsi Jambi, sebuah daerah yang kaya akan keindahan alam serta keragaman budaya masyarakatnya. Sejak usia muda, jiwa seni sudah tumbuh subur di dalam dirinya, dan ia mulai serius menekuni dunia tarik suara sejak tahun 2009. Selama bertahun‑tahun berkarya sebagai penyanyi tunggal, namanya mulai dikenal luas, sempat bekerja sama dengan berbagai pihak di industri rekaman, dan merasakan langsung naik turunnya dinamika dunia hiburan. Namun di suatu masa, ia memutuskan untuk berhenti sejenak dari panggung seni demi alasan pribadi dan kebutuhan menata kembali kehidupan.
Kembali munculnya semangat untuk berkarya bermula dari pertemuan serta diskusi mendalam yang berlangsung cukup lama bersama seorang sahabat bernama Anto Cepi. Percakapan‑percakapan tersebut perlahan menumbuhkan kembali api semangat yang sempat padam, sekaligus melahirkan gagasan indah untuk membentuk satu wadah karya bersama rekan‑rekan seperjuangan yang memiliki visi dan semangat serupa. Akhirnya, secara resmi D’Sayang Band didirikan pada tanggal 18 Maret 2026, momen yang sekaligus bertepatan dengan hari ulang tahun Dimas Salamun sendiri — menjadikannya peristiwa ganda yang penuh makna dan harapan baik.
Nama yang dipilih pun bukan sekadar rangkaian kata belaka, melainkan mengandung pesan tersirat yang indah. Huruf “D” di bagian depan diambil dari nama depan pendiri sekaligus penggerak utama kelompok ini, sedangkan kata “Sayang” dipilih untuk melambangkan kasih sayang, kehangatan, persaudaraan, serta rasa cinta kasih yang meluas kepada sesama manusia, alam semesta, hingga Sang Pencipta. Gabungan keduanya menjadi pengingat bahwa setiap nada dan kata yang disampaikan selalu berlandaskan rasa kasih dan kedamaian.
Corak musik yang dikembangkan pun memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dari kelompok musik lain. Sekitar 60% aliran mengikuti selera musik populer umum yang digemari masyarakat luas, sementara 40% lainnya diwarnai sentuhan nuansa khas budaya Tionghoa. Perpaduan ini dilakukan dengan sangat hati‑hati dan indah, menghasilkan bunyi yang segar, lembut, namun tetap berkarakter kuat serta mudah diterima selera pendengar dari segala latar belakang budaya dan suku bangsa di Indonesia maupun luar negeri.
Susunan Anggota Personil D'Sayang Band
Di masa awal peluncuran dan perkenalan kepada masyarakat luas, D’Sayang Band bergerak dengan susunan inti yang kompak, tangkas, dan saling melengkapi kemampuan satu sama lain. Setiap orang memiliki peran khusus yang sangat penting demi kelancaran setiap proses penciptaan, pengerjaan rekaman, hingga penampilan langsung di panggung. Berikut adalah daftar nama serta tugas masing‑masing:
✅ Dimas Salamun
Sebagai pendiri sekaligus penggerak utama, ia memegang peran ganda sekaligus: menjadi vokalis utama yang menyampaikan setiap karya dengan penghayatan mendalam, sekaligus bertindak sebagai pencipta lirik dan nada bagi sebagian besar lagu yang akan dibawakan. Gaya penyampaian suaranya lembut namun tegas, mampu membangkitkan berbagai perasaan pada pendengarnya mulai dari bahagia, rindu, haru, hingga penuh semangat.
✅ Andi
Memegang peran sebagai pemain gitar utama. Keahlian dan kepekaannya dalam merangkai nada melodi maupun iringan menjadi tulang punggung keindahan susunan bunyi dalam setiap lagu yang dihasilkan. Gaya permainannya disesuaikan agar selaras sempurna dengan karakter suara serta pesan yang ingin disampaikan Dimas Salamun.
✅ Arya
Bertugas mengelola bagian irama dan perkusi, termasuk alat musik gendang dan sejenisnya. Ketepatan tempo serta keindahan pola irama yang dibawakannya menjadi fondasi kokoh bagi keseluruhan komposisi musik agar terasa seimbang, menyenangkan didengar, dan mudah dihayati maknanya.
Selain ketiga orang tersebut, sosok Anto Cepi memiliki kedudukan istimewa sebagai pendorong lahirnya gagasan pembentukan kelompok ini, serta turut berperan besar dalam perencanaan, pengembangan karir, dan urusan pendukung lainnya, meski belum tercatat sebagai musisi yang tampil langsung di panggung. Susunan anggota ini masih terbuka untuk berkembang seiring berjalannya waktu, sejalan dengan kebutuhan karya yang semakin beragam serta skala penampilan yang makin luas.
Lagu Dan Karya D'Sayang Band
Hingga pertengahan tahun 2026, D’Sayang Band baru saja meluncurkan satu karya perdana yang menjadi penanda awal perjalanan panjang mereka di industri musik. Belum ada kumpulan lagu utuh atau album panjang yang diterbitkan secara resmi, namun persiapan pembuatan materi tambahan sedang berjalan bertahap dan teliti.
🎵 Lagu Perdana: “Assalamualaikum Sayang”
Karya pertama yang diperkenalkan ke publik sekaligus menjadi wajah awal kelompok musik ini berjudul indah “Assalamualaikum Sayang”. Lagu ini dirilis resmi tepat pada hari berdirinya kelompok tersebut, yaitu 18 Maret 2026.
Latar belakang dan makna:
Seluruh lirik serta nada diciptakan sendiri oleh Dimas Salamun, terinspirasi dari kisah nyata perjalanan hidup dan hubungan persahabatan serta kasih sayang yang terjalin dengan sosok bernama Jasmin Valencia Agatha, seorang perempuan keturunan Tionghoa yang perlahan menemukan kedamaian hati dan jalan hidup yang indah lewat pesan salam dan kasih sayang. Di dalam susunan kata‑katanya pun disisipkan rangkaian pantun khas budaya Melayu dan Nusantara, menjadikannya semakin kaya nilai kearifan lokal serta pesan persatuan antarberagam latar belakang masyarakat.
Rincian teknis pengerjaan Lagu Assalamualaikum Sayang:
- Proses rekaman dikerjakan di bawah bendera DS Production.
- Perekaman suara dilakukan di tempat bernama Studio Nenek.
- Penyempurnaan kualitas bunyi serta pencampuran nada dikerjakan secara teliti oleh tim ahli di bawah arahan Fuad Semar Pro.
- Durasi lagu berjalan sekitar 3 menit 45 detik, cukup pas untuk dinikmati dalam sekali dengar namun tetap menyisakan kesan mendalam di hati pendengar.
- Karya ini sudah tersebar luas dan dapat dinikmati secara resmi melalui berbagai layanan musik digital yang sah di dalam maupun luar negeri.
Lirik Lagu Assalamualaikum Sayang Dari D'Sayang Band
Bubur sumsum dicampur daun pandan Assalamualaikum masa depanku Satu titik dua koma Nona cantik siapa yang punya Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta Buah salak di atas meja Buah nangka di dalam peti Dari mana datangnya cinta Dari mata turun ke hati. Maukah kau menemaniku Hingga rambut ku kan memutih Jadi lah ibu dari anak-anakku Kan kuratukan dirimu Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta Bubur sumsum dicampur daun pandan Assalamualaikum masa depanku Satu titik dua koma Nona cantik siapa yang punya Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta Buah salak di atas meja Buah nangka di dalam peti Dari mana datangnya cinta Dari mata turun ke hati Maukah kau menemaniku Hingga rambut ku kan memutih Jadi lah ibu dari anak-anakku Kan kuratukan dirimu Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta Empat kata oh Ku sedang jatuh cinta
@dimassalamundsayangband Sudah Rilis Video klip nya Di YouTube cek di profil Link Chanel nya 🙏🏻😇 D’Sayang Band - Assalamualaikum Sayang 🥰🙏🏻 @Pasukan Sayang Salamun #fypシ゚ #dimassalamun #dsayangband #pasukansayang ♬ Assalamualaikum Sayang - D'Sayang
Rencana Pembuatan Album dan Lagu Berikutnya
Pihak kelompok musik mengungkapkan bahwa saat ini sedang berlangsung proses penciptaan serta penyusunan materi lagu tambahan lainnya. Topik yang akan diangkat tetap berpusat pada hal‑hal yang indah, positif, menyatukan, dan bermanfaat bagi pendengar. Setelah terkumpul jumlah karya yang cukup matang dan berkwalitas baik, barulah akan disusun menjadi satu kesatuan karya utuh berupa album lengkap yang siap dinikmati masyarakat secara menyeluruh. Waktu peluncuran belum ditetapkan secara pasti demi menjaga mutu hasil karya sebaik mungkin.
Harapan, Tujuan, dan Langkah Masa Depan D'Sayang Band
Keberadaan D’Sayang Band di tengah dunia musik Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu bukti nyata kekayaan kreativitas bangsa yang tak pernah putus, lahir dari semangat warga daerah yang berani bermimpi besar dan berusaha mewujudkannya dengan sungguh‑sungguh. Melalui karya‑karyanya, mereka ingin selalu menyampaikan pesan damai, saling menghargai, menyayangi sesama, serta menjaga keindahan keragaman budaya yang menjadi kekayaan terbesar negeri ini.
Langkah‑langkah selanjutnya yang sedang disiapkan antara lain memperluas jangkauan penyebaran karya, tampil di berbagai panggung pertunjukan mulai dari tingkat daerah hingga nasional, berinteraksi lebih dekat dengan pendengar, serta terus berinovasi mengembangkan corak musik yang dimiliki agar semakin indah dan bermanfaat. Dukungan dan sambutan hangat dari masyarakat menjadi pendorong semangat terbesar bagi mereka untuk terus berkarya tanpa kenal lelah.
Secara ringkas jelas, Dimas Salamun adalah tokoh utama sekaligus pendiri D’Sayang Band yang berasal dari Sarolangun Jambi, telah berkarya di dunia musik sejak lama, kini bangkit kembali membawa semangat baru bersama rekan‑rekannya. Bersama Andi dan Arya serta dukungan banyak pihak, mereka meluncurkan lagu perdana bermakna indah, berharap dapat mewarnai dan memperkaya khazanah musik Indonesia. Semangat sederhana namun tulus ini patut didukung dan diapresiasi sebagai salah satu bentuk kekayaan seni budaya anak bangsa.

Post a Comment